| Aplikasi: | Pelat Standar | Lebar: | 5mm~120mm |
|---|---|---|---|
| Standar: | GB, ASTM, JIS, AISI, BS | Bahan: | Bimetal |
| Ketebalan: | 0,1 mm | Nama Produk: | Strip Bimetal |
| Warna: | Perak | Kata kunci: | Strip Bimetal |
| Menyorot: | koefisien ekspansi rendahStrip bimetal, 135 Strip bimetal, 5J1480Strip bimetal | ||
Paduan Huona-5J1480(Strip bimetal)
(Nama Umum: 135)
Strip bimetal digunakan untuk mengubah perubahan suhu menjadi perpindahan mekanis. Strip ini terdiri dari dua strip logam berbeda yang memuai dengan laju berbeda saat dipanaskan, biasanya baja dan tembaga, atau dalam beberapa kasus baja dan kuningan. Strip-strip tersebut disambung sepanjang panjangnya dengan cara dipaku, disolder, atau dilas. Perbedaan pemuaian tersebut memaksa strip pipih untuk menekuk ke satu arah jika dipanaskan, dan ke arah yang berlawanan jika didinginkan di bawah suhu awalnya. Logam dengan koefisien ekspansi termal yang lebih tinggi berada di sisi luar kurva saat strip dipanaskan dan di sisi dalam saat didinginkan.
Pergeseran ke samping pada strip jauh lebih besar daripada pemuaian memanjang yang kecil pada kedua logam tersebut. Efek ini digunakan dalam berbagai perangkat mekanik dan listrik. Dalam beberapa aplikasi, strip bimetal digunakan dalam bentuk datar. Dalam aplikasi lain, strip tersebut dililit menjadi kumparan agar lebih ringkas. Panjang yang lebih besar pada versi yang dililit memberikan sensitivitas yang lebih baik.
Diagram sebuahstrip bimetalmenunjukkan bagaimana perbedaan ekspansi termal pada kedua logam tersebut menyebabkan pergeseran lateral strip yang jauh lebih besar.
Komposisi
| Nilai | 5J1480 |
| Lapisan ekspansi tinggi | Ni22Cr3 |
| Lapisan ekspansi rendah | Ni36 |
Komposisi kimia (%)
| Nilai | C | Si | Mn | P | S | Ni | Cr | Cu | Fe |
| Ni36 | ≤0,05 | ≤0,3 | ≤0,6 | ≤0,02 | ≤0,02 | 35~37 | - | - | Bal. |
| Nilai | C | Si | Mn | P | S | Ni | Cr | Cu | Fe |
| Ni22Cr3 | ≤0,35 | 0,15~0,3 | 0,3~0,6 | ≤0,02 | ≤0,02 | 21~23 | 2.0~4.0 | - | Bal. |
| Kepadatan (g/cm3) | 8.2 |
| Resistivitas listrik pada 20℃ (Ωmm)2/M) | 0,8±5% |
| Konduktivitas termal, λ/ W/(m*℃) | 22 |
| Modulus Elastisitas, E/Gpa | 147~177 |
| Pembengkokan K / 10-6℃-1(20~135℃) | 14.3 |
| Tingkat pembengkokan suhu F/(20~130℃)10-6℃-1 | 26,2%±5% |
| Suhu yang diperbolehkan (℃) | -70~ 350 |
| Suhu linier (℃) | -20~ 180 |
Aplikasi: Material ini terutama digunakan dalam perangkat kontrol otomatis dan instrumentasi (misalnya: termometer knalpot, termostat, regulator tegangan, relai suhu, sakelar proteksi otomatis, meter diafragma, dll.) untuk membuat kontrol suhu, kompensasi suhu, pembatas arus, indikator suhu, dan komponen sensitif panas lainnya.
Fitur: Karakteristik dasar Termostat Bimetal adalah deformasi lentur akibat perubahan suhu, yang menghasilkan momen tertentu.
Koefisien ekspansi strip bimetal termostat berbeda dari dua atau lebih lapisan logam atau paduan yang terikat erat di sepanjang seluruh permukaan kontak, memiliki perubahan bentuk yang bergantung pada suhu yang terjadi pada komposit fungsional termosensitif. Di mana koefisien ekspansi yang lebih tinggi dari lapisan aktif disebut lapisan aktif, sedangkan lapisan dengan koefisien ekspansi rendah disebut lapisan pasif.
150 0000 2421